IRSS HARI 4/7: Cara Jatuh Cinta dengan Buku yang Selama Ini Terasa Berat - Impactful Reading Lompat ke konten

IRSS HARI 4/7: Cara Jatuh Cinta dengan Buku yang Selama Ini Terasa Berat

IRSS Hari ke empat

“Rasa ingin tahu adalah kompas terbaik yang kamu miliki.” — Warren Buffett

Kadika mau tanya sesuatu yang mungkin agak nggak enak untuk dijawab jujur.

Berapa kali kamu duduk untuk baca buku, tapi 5 menit kemudian hape sudah ada di tangan?

Atau mata masih di halaman, tapi pikiran sudah entah ke mana? Kalau iya, kamu nggak sendirian. Dan masalahnya bukan di bukunya, bukan juga di kamu yang katanya “susah fokus”.

Masalahnya ada di friksi, hal-hal kecil di sekitarmu yang tanpa sadar mengalihkan perhatian sebelum kamu benar-benar masuk ke dalam buku.

Ada satu cara sederhana untuk mengatasinya. Dan Kadika menemukannya bukan dari buku tentang produktivitas, tapi dari perjalanan naik KRL. wkwkwk.

📖

Impactful Reading Super Skill — 7 Seri Artikel

Artikel 4/7
Pilih cara akses yang paling cocok buat kamu.

✅ Tersedia 24 slot

2 Komentar

  1. Ria juga pernah kadika kehilangan minat baca, padahal jaman SMP hampir setiap minggu ada aja buku yg dipinjem dari taman bacaan. Terus waktu SMA lokasi jauh dari taman bacaan itu, minat baca pun turun karena liat buku di perpus sekolah kaya ngga ada yg menarik. Akhirnya ngusahain nyempetin ke taman bacaan favorit jaman SMP dulu, Pitimoss namanya. Eh karena kesibukan ekskul dan organisasi semakin susah buat nyempetin, alhasil minat baca makin turun juga karena susah nyempetin ke pitimossnya kadika hahaha

    Sekarang karena udah jadi emak2, supaya sempet baca tiap anak tidur selalu maksain diri ngahuleung heula we di meja dengan pemandangan buku2, ada yg udah dibaca, ada yg belum, malah ada juga yg masih disegel haha. Lama ngahuleng lama2 pengen baca buku karena tertarik judulnya aatau tertarik karena covernya kadika wkwkwk. Sama ini sih kadika, sadar nafas sambil ngeliatin buku2 di meja, nah biasanya ntar kaya muncul kesadaran “aku lagi kenapa ya? maunya apa ya? butuh apa nih aku sekarang?”. Dari sini kadika ketemu buku mana yg mau dibaca.

  2. Semua dimulai dari keingintahuan ya 😬 salah satu masalahku adalah aku ingin membangun relasi dengan orang lain, networking istilahnya. Terus, aku lihat satu buku di toko jeruk yang menarik perhatianku. Aku checkout, aku baca, dan wow sudah lebih dari setengah buku kuhabiskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *